Ahli Mata : Melakukan Selfie Saat Gerhana Matahari Sangat Berbahaya

http://astronesia.blogspot.com/
Ilustrasi selfie saat gerhana, jangan lakukan!!

AstroNesia ~ Para ahli mata Inggris mengingatkan bahwa melakukan selfie saat terjadinya gerhana matahari bisa sangat berbahaya. Hal ini disebabkan karena saat akan melakukan selfie, kita pasti akan melihat matahari secara langsung untuk memposisikan diri kita.

Secara tidak sengaja melirik Matahari - bahkan sebentar sambil menyiapkan tembakan - dapat menyebabkan luka bakar di bagian belakang mata yang disebut solar maculopathy atau penghancuran pusat retina, disebabkan oleh radiasi matahari.

Ilmuwan spesialis mata asal The Royal College of Opthalmologists dari Inggris,  mengungkapkan, melihat gerhana matahari total tersebut, tak ubahnya seperti melihat matahari seperti biasanya.  

Seperti diketahui, matahari 400 ribu kali lebih terang dari bulan purnama dan empat triliun kali lebih terang dari bola lampu berkekuatan 100 watt. Dengan demikian, lapisan luar mata bisa melepuh atau letak karena sinar ultraviolet, layaknya seperti kulit terbakar di bawah sinar matahari.  

Bahkan, hanya melihat matahari ketika di belakang bulan selama 20 detik saja, sudah mampu menyebabkan kerusakan pada mata.  

"Tidak ada sistem yang aman untuk melihat gerhana langsung. Namun melihat video atau foto gerhana di layar telepon Anda tidak akan berbahaya," ujar Daniel Hardiman-McCartney, penasihat klinis The Royal College of Opthalmologists.  

Robin Scagell, Wakil Presiden Society for Popular Astronomy juga, mengatakan cahaya matahari dengan jumlah yang besar perlu diantisipasi dengan baik, agar tidak merusak mata.  "Sebuah gerhana parsial jauh lebih berisiko daripada gerhana total, karena orang tidak sadar bahwa dengan melihat sepotong tipis matahari berbahaya. Ini benar-benar ada risiko serius bagi penglihatan," ungkapnya.  

Dijelaskan, untuk menikmati peristiwa lama gerhana ini, yang aman, hanya dengan menggunakan kacamata khusus gerhana. Kacamata khusus tersebut diklaim lebih aman dari kacamata biasanya. Diklaim dapat memblokir 99 persen cahaya yang masuk.  

Menikmati gerhana matahari dengan kacamata khusus seperti keluarga harmonis ini.

Sementara di Inggris, tepatnya di London, yang memiliki kesempatan baik untuk melihat perisitiwa gerhana matahari total ini, telah disediakan teleskop oleh pihak setempat, untuk memberikan kesempatan orang-orang menyaksikan gerhana matahari total.

Sayang sekali Indonesia tidak kebagian fenomena ini. Insyaallah kalau umur panjang, kita bisa melihatnya tahun depan pada tanggal 9 Maret 2016. Karena gerhana di mulai di Indonesia, kalo tidak mendung hehehe.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi

No comments

Powered by Blogger.