Menanti Gerhana Bulan 4 April 2015

http://astronesia.blogspot.com/
Bulan darah di atas kota Nanchang, provinsi Jiangxi , Cina - 8 Oktober 2014Foto oleh © Rex features.

AstroNesia ~ Masyarakat dunia kembali akan disuguhi fenomena astronomi yang sangat spektakuler. Pada Sabtu, 4 April 2015, gerhana Bulan bakal muncul termasuk di wilayah Indonesia. 

Peneliti Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat, Mudjiraharto, mengatakan, masyarakat Indonesia bisa menikmati proses mulainya gerhana mulai Sabtu sore pukul 16.01. Mudji menyebutkan, gerhana mulai dengan memasuki penumbra Bumi.

"Penumbra masuk mulai pukul 16.01 ini jadi gerhana Bulan sebagian dan masuk umbra pada 17.16," ujar Mudji seperti yang dilansir pada laman VIVA.co.id. 

Penumbra merupakan bayangan kabur yang terjadi pada saat gerhana atau terjadinya bayangan pada benda gelap. Sementara itu, umbra adalah bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat terjadi gerhana Bulan. 

Mudji mengatakan, karena Bulan masuk pada bagian penumbra, maka yang terjadi awalnya adalah gerhana Bulan sebagian.  Kemudian, nanti Bumi akan masuk ke umbra dan gerhana Bulan total terjadi pada pukul 18.58.

Selanjutnya, masuk ke pertengahan puncak gerhana pukul 19.00 dan gerhana berakhir pada pukul 19.03.  "Jadi, hanya lima menit saja gerhananya. Biasanya gerhana bisa sampai sejam," ujar dia.  Singkatnya gerhana Bulan akhir pekan ini, Mudji menjelaskan, berkaitan dengan penyisiran gerhana pada daerah pusat penumbra Bumi. 

Mudji mengatakan, gerhana tetap akan masuk ke umbra, tapi tak sampai lewat pusat umbra Bumi. "Jadi, temponya lebih singkat. kalau masuk ke umbra, gerhananya bisa berlangsung berjam-jam," ujar dia.  Penyebab lain singkatnya gerhana adalah posisi Bumi dan Bulan yang berbeda-beda saat gerhana. "Jarak jauh dekatnya Bulan dan Bumi sebabkan lama atau tidaknya gerhana," tutur dia. 

Mudji menambahkan, masyarakat Indonesia bisa menikmati fenomena alam ini. Namun, masyarakat di Indonesia bagian timur memiliki kesempatan melihat gerhana dengan lebih baik.  "Di Indonesia bagian timur, posisi bulan saat gerhana tinggi, lebih tinggi dari wilayah lain," kata dia. 

Mudji menyebutkan, secara umum, tinggi gerhana di wilayah Indonesia bisa dinikmati antara ketinggian 2 hingga 50 derajat.  Gerhana Bulan yang terjadi akhir pekan ini merupakan gerhana sejenis dalam setahun terakhir. Dua gerhana Bulan sebelumnya terjadi pada 15 April 2014 dan 8 Oktober 2014.

Jadi bersiap ya.... :)

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi

No comments

Powered by Blogger.